Hidup tak musti hebat. Sederhana pun bisa berarti ...

Sabtu, 17 April 2010

Nyanyian Cemara

Perempuan itu, apa maunya? Dara menghela nafas. Kalau mengikuti kata hatinya yang paling dalam sebenarnya Dara enggan untuk menemuinya, setelah apa yang pernah terjadi antara mereka bertiga di masa lalu. Tapi pantaskah ia sekasar itu? Untuk sisa-sisa persahabatan yang pernah mereka jalani bersama rasanya tak pantas memperlakukan Adis seperti seorang musuh besar.


Sabtu, 06 Maret 2010

Di Tepian Mahakam

“Aku cuma ingin melihat sungai Mahakam Kak. Kapan kita ke sana?” ujar Rida istriku akhir-akhir ini. Permintaan yang sederhana sebenarnya, tapi merupakan hal yang paling aku hindari selama hidupku. Tapi bagaimana menjelaskannya? Aku tak punya cukup keberanian untuk mengatakan alasan sebenarnya. Jangankan menerangkan, membayangkannya saja aku sudah bergidik. “Jangan Rida! Tolong jangan sekarang, aku belum siap” pintaku dalam hati, hanya dalam hati. Peristiwa tragis itu kembali membayang di pelupuk mataku. Peristiwa yang tak akan pernah kulupa sepanjang hayatku.

Sabtu, 14 November 2009

Prasangka

Oleh : Ade SM

Namanya Asep. Sunda tulen. Logatnya yang khas tetap kentara meski sudah hampir 20 tahun tinggal di Kalimantan. Selagi aku remaja, ibuku yang Jawa asli suka menasihati jangan menikah sama orang Sunda, istrinya di mana-mana. Maklum, rata-rata tetangga ibuku maupun teman ayahku yang Sunda kebetulan punya istri lebih dari satu. Nggak salah juga kan kalau ibuku berpendapat begitu?

Jumat, 14 Agustus 2009

Pada Sebuah Kenangan

Mengingatmu, adalah suatu masa
menyusuri bukit di sisi utara kota
yg sungainya berkelok
dan riaknya menepuk halus jemari kaki kita